Tampilkan postingan dengan label Muhammad SAW. Tampilkan semua postingan
Pemboikotan ekonomi oleh Tsumamah bin Atsal
Nama lengkapnya Tsumamah bin Atsal bin an-Nu'man al-Yamamy. Nama panggilannya Abu Umamah. Pada masa jahiliyah beliau termasuk penguasa/pempimpin di Yamamah, Arab. Dan orang berpengaruh di bani Hanifah.
Pada tahun 6 Hijriah Rasulullah berkeinginan untuk meluaskan misi dakwahnya. Maka diantara caranya adalah menulis surat kepada raja-raja Arab dan bukan Arab disertai dengan seorang alim yang dapat mengajarkan Islam. Waktu itu Rasulullah mengirim delapan surat. Diantara raja/penguasa yang mendapat surat dari Rasulullah adalah Tsumamah bin Utsal.
Mukjizat Muhammad
Disini akan diuraikan sedikit tentang mukjizat Rasulullah saw. Sebenarnya banyak sekali mukjizat Beliau, karena memang seluruh kehidupan beliau adalah menakjubkan.
1. Bulan Terbelah
"Telah hampir saat (qiamat) dan telah terbelah bulan." (Quran, 54:1)"
Berita tentang terbelahnya bulan pada jaman Nabi saw banyak diriwayatkan oleh para Shahabat, sehingga hadis tentang terbelahnya bulan adalah hadis Muthawatir.
Diriwayatkan oleh Abdullah bin Masud: "Pada masa hidup Nabi saw, bulan terbelah dua dan melihat ini Nabi saw bersabda: "Saksikanlah!"
(Sahih Bukhari, juz 4 no 830)"
Diriwayatkan oleh Anas: "Ketika orang-orang Mekah meminta Rasulullah saw untuk menunjukkan mukjizat, maka Nabi menunjukkan bulan yang terbelah."
(Sahih Bukhari, juz 4 no 831)"
Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas: "Bulan terbelah menjadi dua pada masa hidup Nabi saw." (Sahih Bukhari, juz 4 no 832)"
Kisah Nabi Muhammad SAW & Pengemis Yahudi Buta
Alkisah, hiduplah Di sudut pasar Madinah Al-Munawarah seorang pengemis Yahudi buta ,hari demi ia lalui dengan selalu berkata "Wahai saudaraku jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya"Setiap pagi Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawa makanan, dan tanpa berkata sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapi makanan yang dibawanya kepada pengemis itu walaupun pengemis itu selalu berpesan agar tidak mendekati orang yang bernama Muhammad. Rasulullah SAW melakukannya hingga menjelang Beliau SAW wafat. Setelah kewafatan Rasulullah SAW tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.